Dia sangat lincah. Cerdik. Sangat manja. Tubuhnya kecil. Comel.
Tatkala aku berteriak memanggilnya, telinga panjangnya bergerak-gerak menangkap suaraku. Biarpun jauh, dia segera berlari mendapatkanku. Berdiri. Bila aku sedang makan, dia memanjat tubuhku, menghidu mulutku. Di hadapanku, dia berdiri comel. Berharap, agar diberi suapan. Lucu! Jari jemariku dijamah, menikmati rasa makanan yang tersisa. Gelihati melihat telatahnya. Bila [...]
From the category archives:

